Para Orangtua Wajib Baca! Kesalahan Dalam Mendidik Anak

Ciamiks.Com - Anak adalah makhluk kecil yang Allah titipkan kepada kita selaku orangtuanya. Anak merupakan buah hati orangtua yang sejak lama telah dinantikan kehadirannya. Anak merupakan harapan dari orangtua mereka masing-masing. Oleh karenanya, perkembangan anak sangat penting untuk diperhatikan jika ingin membuat anak lancar dalam menghadapi perkembangannya.
Kesalahan Dalam Mendidik Anak.jpg
Ilustrasi Ayah Memarahi Anak Sumber gambar dari sheentin.com
Cara mendidik anak beraneka ragam bentuknya, sesuai dengan ciri khas orangtua mereka masing-masing. Namun, ada beberapa hal yang perlu orangtua ketahui dalam mendidik anaknya, Berikut Kesalahan Mendidik Anak yang anda sebagai para orangtua perlu ketahui, Simak di bawah ini:
  1. Memerintah
  2. Dalam diri setiap orang adalah pemimpin, begitu yang dikatakan hadist. Dalam diri anak pun sama. Anak memiliki pandangan sendiri mengenai segala sesuatunya. Tugas kita sebagai orangtua mereka adalah membimbing pandangan mereka agar sampai kepada jalan dan pandangan yang semestinya. 
  3. Menyalahkan
  4. Mengacu kepada pemahaman yang diatas, anak akan memberontak jika mereka disalahkan terhadap pandangan yang mereka anggap benar. Kembali lagi kepada tugas orangtua sebagai pembimbing.
  5. Meremehkan dan Membandingkan
  6. Anak sangat suka sekali dipuji. Dipuji terhadap hasil kerja keras dan karya mereka. Mereka berkembang sesuai dengan usianya. Jangan samakan potensi anak dengan anak-anak lain yang sangat jauh usianya dengan dia, atau dengan anak yang setiap harinya mendapat bimbingan khusus dari guru pribadi. Hal ini akan membuat anak kecewa dan membenci diri sendiri. Sehingga, anak akan mengubur hidup-hidup hobbi mereka.
  7. Mencap/ memberi label
  8. Anak sangat suka dihargai dan diberi kesempatan. Jika anak dihadapkan pada suatu permasalahan. Kita, sebagai orangtua mesti bijak dalam menindaki permasalahan tersebut. Jangan dengan cepat mengambil kesimpulan dan memberi label negatif pada anak. Berikanlah mereka kesempatan untuk berbicara, biarkanlah anak menceritakan pandangan mereka terhadap segala sesuatunya. Barulah disini kita masuk untuk mengarahkan paradigma mereka dengan bahasa yang baik dan pelan.
  9. Mengancam
  10. Hati anak itu sangat sensitif, jika kita mendidik mereka dengan ancaman, sekali dua kali mungkin anak itu akan menuruti apa yang kita inginkan. Namun, dibalik itu semua, anak tidak akan mengerti mengapa orangtua melarang hal tersebut. Sehingga, yang ada bukan kepatuhan, tetapi pengkhianatan. Anak akan mencari cara lain agar keinginannya terpenuhi tanpa anda ketahui. Bukankah ini akan lebih berbahaya lagi? Maka dari itu, komunikasikanlah apa-apa yang membuat para orangtua khawatirkan kepada anaknya. Berikan mereka pemahaman, pandangan, serta dampak dari perbuatan-perbuatan yang orangtua khawatirkan. Sehingga anak akan berpikir dua kali untuk melakukan kesalahan yang kita khawatirkan.
  11. Menasehati
  12. Anak paling suka terbuka dengan orang yang friendly terhadap mereka. Jika anak sadar sedang dalam posisi dinasehati oleh kita. Maka, anak akan merasa dirinya sedang terancam, dirinya sedang dihakimi, dirinya sedang berada jauh dibawah orangtua. Jika anak melakukan kesalahan, jangan terang-terangan menasehatinya dengan sudut atasan dan bawahan. Tapi, jadikanlah ia sebagai teman. Ajak ia sharing, dan berpandangan jauh lebih baik legi mengenai segala sesuatunya.
  13. Membodohi
  14. Anak adalah makhluk yang polos, namun sekalinya ia sadar ia dibodohi, ia akan sangat marah, kecewa dan akan menjauhi kita. Wawasan anak memang belum seberapa jika dibandingkan dengan pengalaman yang sudah dialami oleh orangtua. Namun, anak mempunyai rasa sensitif yang kuat, jadi jangan sesekali membodohi mereka. Tidak ada orang yang senang dibodohi. Maka cara ini harus dihindari oleh orangtua dalam mendidik anak.
  15. Mengeritik
  16. Jauhkan cara ini saat anak masih dalam masa perkembangan. Hal ini akan membuat anak tidak percaya diri dan enggan untuk mengeksplor dirinya. Cukup berikan mereka masukan saat anak memintanya saja.
  17. Menyindir
  18. Anak akan merasa dikucilkan dan menganggap bahwa tiap ada seseorang yang melakukan kesalahan, harus diberikan hukuman dengan cara disindir.
Cara mendidik anak yang menyenangkan adalah dengan cara membuat kehadiran kita disenangi oleh anak. membuat anak merasa nyaman bila ada di samping kita. Sehingga anak akan merasa aman dan mengadukan segala perkembangannya kepada kita. Karena, makna dari komunikasi yang berlangsung selama ini, nampak dari bagaimana reaksi yang kita terima sekarang. :)

Tidak ada komentar